Selasa, 10 Mei 2011

Jauh Dari Orang Tua


Hidup jauh dari orang tua, aku akui memanglah sangat sulit buat ku, demi melanjutkan sekolah, aku harus pergi  da terpisah jauh dari orang tua, dan memulai hidup ku tanpa ada nya mama dan bapak. Sesampai nya aku disini aku tinggal di rumah keluarga dari mama.
Tinggal bersama orang tua adalah memang yang paling enak, dan nyaman, tinggal di rumah sendiri adalah yang paling menyenangkan, walau bagaimana pun kondisi rumah atau tempat kita di besarkan, itu akan selalu menjadi tempat yang sangat nyaman.
Kita tidak akan menyadari itu semua, selama kita masih dekat dengan orang tua, setelah meninggalkan rumah, baru kita bisa merasakan tinggal  di rumah sendiri  dan tinggal bersama ke dua orang tua adalah sesuatu yang paling menyenangkan. Seperti aku sendiri, dulu aku sangat merasa bosan di rumah, ga sabar pengen cepat-cepat untuk pergi dari rumah dan meniggalkan kampung halaman, bahkan sewaktu lulus SMP, sudah ada rencana ingin melanjutkan SMA di jakarta, untuk aja, ga jadi, karna mama masih berhasil bujuk saya untuk tidak pergi, mungkin rasa ingin segera meningglakan rumah itu, di karenakan situasi, dimana pada saat itu, banyak temen-temen yang melanjutkan SMA di luar kota. Jadi Aku merasa gengsi  masih tinggal di Tarutung (kampung ku)
Ingin sekali rasa nya berangkat kuliah dari rumah sendiri, dan makan masakan mama, tapi sayang itu akan perna terjadi, karena orang tua juga sama sekali  ga ada niat buat pindah ke jakarta, hehehe,,,
Seperti sekarang ini , tinggal bersama keluarga yang ada disini, sangat membosankan, aku selalu merasa kesepian, walaupun di rumah lumayan banyak orang nya, mereka sibuk dengan kerjaan masing-masing, semua perhatian  tertuju pada anak-anak kecil yang ada di rumah.
bagaimana pun baik seseorang, saudara, ga da yang bisa nagalahin kebaikan dan kasih sayang orang tua kepada anak nya, bagaimana pun bandel anak nya, seorang mama, akan selau bisa memafkan anak nya, dan akan selalu sabar untuk membujuk nya...
Beda dengan tante, atau apalah, mereka akan seneng dengan kita selama kita tidak membuat kesalahan, dan aku sudah mengalami nya. Setipa kali aku  ada kesalahan, selau jadi di diamin, beda dengan orang tua, kita buat salah pasti di omelin, tapi bentar ge hati nya da balik baik lagi.
Tinggal bersama orang lain , kita harus jadi 100% orang baik.
Setelah jauh gini jadi nyesal dulu nglwan dan ngbntah perintah orang tua,,,
tapi aku akui setelah pisah dari orang tua, aku menjadi lebih dewasa....
aku rasa sihhh... hehehehe.....
miss you mom and dad..... ...

IBU ADALAH KEPALA KELUARGA

Ibu menurut saya adalah kepala keluarga, karena seorang ibu bisa melakukan apa saja, mulai dari cari duit, sampai mengurus keluarga.
ibu adalah seorang yang paling mulia, ayah juga sihhh tapi lebih ke ibu lahhh...
Tanpa danya seorang ibu dalam suatu rumah, rumah akan berantakan, dan tanpa seorang ibu seorang ayah akan berantakan,, hehehe...
Terbukti, apa bila seorang suami kehilangan istri (meninggal) si suami akan segera mencari pengganti nya, bagaimana tidak, yang masak ga da, nyuci ga da, ngurus anak ga da, dan satu ge yang ngingatin si suami buat mandi ga da, hehehehe.
berbeda dengan seorang istri  yang di tinggal seorang suami di cerai maupun di tinggal mati.
kebanyakan si ibu akan setia dengan 1 suami (tidak menikah lagi). Sesulit apa pun keadaan da kehidupan yang dia hadapi, dengan segala usaha, seorang ibu akan menghadapi masalah itu, tanpa mengeluh.
ibu bisa di bilang kepala keluarga di dalam rumah. Ayah asyik membaca koran di teras, sedangkan ibu teriak-teriak mengatur anak-anaknya di dalam rumah sambil memasak
Heiiii.... kamu mandi....
heiiii.... kamu jangan berantem ....
heiiii.... kamu jangan itu .... jangan ini.....
gitu kali ya.... hehehehe......
Seperti di tanah Batak, anak lelaki sangat berharga, di karenakan anak lelaki sebagai penerus demi keluarga tersebut. Dan seorang ibu batak adalah sosok seorang yang tangguh, kebayakan seorang ibu batak akan melakukan apa saja demi menyekolahkan anak-anaknya, tidak peduli dengan bagaimanapun kondisi rumah atau penampilan si ibu tersebut. Semua di lakukan demi si anak, yang ada dalam pikiran nya hanya bagaimana cara nya untuk menyekolahkan anak-anak nya setinggi-tingih nya.
seperti mama saya, mama saya pelit untuk diri nya sendiri, setiap kali ingin membeli pakaian, mama selalu berpikiran  “dari pada beli baju ini buat ku, mendingan beli buat anak-anak ku ja...”
“ANAKKON HI DO HAMORAON DI AU”
 ini adalah semboyan bagi suku batak, yang arti nya: “ ANAK-ANAK KU ADALAH KEKAYAN BAGI KU”  
buat ibu-ibu yang ada di dunia ini, terima kasih telah melahirkan kami ke dunia ini, merawat dan melindungi kami penuh dengan kasih sayang.

Poligami

Tradisi menikah lebih dari satu ini, menjadi pro dan kontra dalam masyarakat indonesia.
Dalam Al-quran ada ayat yang memperbolehkan poligami, “ nikahi lah, dua, tiga, dan empat orang istri”. Ayat ini menjadi senjata pendukung untuk orang yang melakukan poligami.
dan ada ge orang yang mengatakan poligami bisa di lakukan asal “sanggup berlaku adil bagi istri-istri. sebenarnya ayat al-quran di atas masih ada kelanjutan nya.
“Kemudian jika kami takut tidak dapat berlaku adil, maka kawinilah seorang saja”
Dalam agama Islam  Poligami di perbolehkan asal suami  sanggup berlaku  adil. Tidak ada satupun wanita yang ingin atau mau di madu atsu di poligami  oleh suami.
sedangkan masih pacaran, ada ga orang yang bisa seneng atau iklas lihat pacarnya selingku, Saya rasa sich tidak ada.
Hati seorang istri  penuh untuk suaminya, yaaa masa sih, hati si suami di bagi buat istri-istri yang lain.
dari sini saja sudah jelas, suami tidak berlaku adil.
ada yang mengatakan , poligami itu sebagai kelebihan pada agama islam , di karenakan poligami itu, mengatasi perselingkuhan, seseorang yang melakukan perselingkuhan itu berarti Zinah, dan dari pada berbuat zinah terus menerus, lebih baik menikahi wanita tersebut.
Dan sebagai umat muslim saya sangat tidak setuju akan itu, sebenarnya
 “ALLAH MEMPERBOLEHKAN POLIGAMI, TETAPI MEMBENCI NYA”
Suami yang melakukan poligami, itu adalah manusia yang egois, dia tidak memikirkan pikiran istri, dan anak-anak nya. Seandainya suami tersebut yang di poligami, apa dia sudah siap lahir batin? Dan seandainya ini terjadi pada saya, (tapi, mudah2 an tidak akan perna terjadi, aminnn... J)
suatu hari, saya bertanya pada bapak, “Bapak mau kemana?” bapak jawab “bapak mau ke rumah mama mu yang disana” bagi saya itu adalah kat-kata yang menyedihkan.
bagaimana bisa saya terima mempunyai mama ke dua, sedangkan mama masih hidup, dan tentu nya  saya juga tidak akan perna bisa memafkan nya. Dan buat saya sendiri, lebih baik tidak mempunyai ayah lagi, dari pada melihat ayah tersebut bahagia bersama istri yang lain.
Dan buat Ayah-ayah sedunia,  janganlah melakukan poligami. 1 istri cukup, karena bagaimanapun, anda-anda tidak akan perna bisa berbuat adil. Istri pertama adalah yang terbaik, dan yang sangat mencintai anda... hehehehe,, (sokkk tahuu...)
jadi ingat 1 UNTUK SELAMANYA......... 

Penentuan Harga, Permintaan dan Penawaran

Prinsip ekonomi adalah mengeluarkan modal sedikit-dikitnya tapi mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.
penjual yang melakukan transaksi dan tawar-menawar pembeli(pelanggan nya), penjual ingin mendapatkan keuntungan dari penjualannya,(kalau boleh sebesar-besarnya... hehehe) dan pembeli ingin mendapatkan harga yang murah (kalau boleh gratisss,,, biar lebih banyak untung nya... wkwkwk)  untuk dapat dijual kembali dan memperoleh keuntungan.
menurut saya yang mempengaruhi harga suatu barang tersebut, banyaknya ketersediaan barang itu sendiri,
jika barang terbatas ,maka  penjual akan menjual dengan harga mahal
tapi kalau barang yang dijual berlimpah maka  penjual akan menjual dengan harga murah
agar barang dagangannya cepat habis. .. Dan saya  mengambil kesimpulan bahwa terjadi suatu hubungan yang sangat erat antara jumlah yang dibeli oleh konsumen dengan harga suatu barang.
Hubungan antara keduanya itu disebut sebagai permintaan dan penawaran .
Beberapa bulan  yang lalu,  harga cabai sangat mahal, harga nya sampai Rp100.000?/Kg,
kenaikan harga cabai ini, di sebab kan persediaan cabai sedikit, tapi walaupun harga cabai sangat mahal, tetap laku di pasaran, mungkin karena warga indonesia doyan cabai kali ya,,,,
dan seperti di Rumah makan atau Restoran, dengan naik nya harga cabai, ga mungkin kan semua lauk yang di jual nya ga pake cabai lagi,,,, tp mungkin di kurangi dari porsi biasanya....
jadi bener kan yang mempengaruhi harga suatu barang adalah banyaknya ketersedian barang itu sendiri...
sekian... resume dari saya tentang penentuan harga, permintaan dan penawaran yang di presentasikan sama temen saya kemaren...