Rabu, 14 November 2012

WBS (Work Breakdown Structure) Penulisan Ilmiah


Penulisan Ilmiah yang saya buat pada semester 6 lalu yaitu dengan judul Aplikasi Pembayaran Uang Komite Sekolah pada SMA Negeri 2 Tarutung, SUMUT. Dan Alhamdulillah saya mendapat nilai A ;)
Pada pembuatan aplikasi saya membuat Hipo Program yang bertujuan untuk:
1.      Untuk memberikan struktur yang memungkinkan fungsi suatu sistem dapat dimengerti.
2.      Untuk menguraikan fungsi-fungsi yang akan dikerjakan oleh sustu program, bukan untuk mengkhususkan pernyataan program yang dipakai untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut.
3.      Untuk memberikan dekripsi visual dari input yang akan dipakai serta output yang akan dihasilakan oleh masing-masing fungsi pada tiap-tiap tingkat diagram.
Dan untuk membuat diagram hipo tersebut saya menggunakan Microsoft Visio yang di dalam nya terdapat banyak macam template untuk membuat diagram, dan saya menggunakan template Organization Chart
Dan berikut gambar diagram WBS (Work Breakdown Structure)



Selasa, 06 November 2012

LAYANAN TELEMATIKA & TEKNOLOGI YANG TERKAIT ANTAR MUKA TELEMATIKA


A. Layanan Telematika
Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Jadi pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika.
Layanan-layanan yang terdapat pada telematika adalah :

1. Layanan Informatika di Bidang Informasi
             Pada hakikatnya, penggunaan telematika dan aliran informasi harus berjalan sinkron dan penggunaanya harus ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Salah satu fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yaitu melalui internet dan telefon. Ada baiknya bila fasilitas publik untuk mendapatkan informasi terus dikembangkan, seperti warnet dan wartel. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan "e-commerce" bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.

2. Layanan Keamanan
layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakanan keamananinformasi dan data. layanan terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin.
layanan keamanan memberikan fasilitas yang berfungsi untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan atau beroperasi tidak seharusnya. dengan kata lain layanan ini sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah terhapus atau hilang.
kelebihan dari layanan ini adalah dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan.
contoh layanan keamanan yaitu:
a. navigation assistant
b. weather,stock information
c. entertainment and M-commerce.
d. penggunaan Firewall dan Antivirus

3. Layanan Context Aware dan Event-Based Context-awareness
adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
a. The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.
b. The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.
c. Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

4. Layanan Perbaikan Sumber (Resource Discovery Service)
layanan perbaikan sumber adalah layanan untuk penemuan layanan utilitas yang diperlukan. layanan ini juga berfungsi dalam pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan.

B. Teknologi yang Terkait Antar Muka Telematika


Beberapa teknologi yang terkait misalnya Head-Up Displays systems, Tangible user Interface, Computer vision, Browsing audio data, Speech recognition dan Speech synthesis.
Pada post kali ini akan dibahas mengenai 3 teknologi terkait yaitu :

Head-Up Display Systems

Teknologi yang pertama yaitu Head-Up Display Systems atau disingkat HUD, adalah setiap tampilan yang transparan menyajikan data tanpa memerlukan pengguna untuk melihat diri dari sudut pandang atau yang biasa. Asal usul nama berasal dari pengguna bisa melihat informasi dengan kepala "naik" dan melihat ke depan, bukan memandang miring ke instrumen yang lebih rendah.
Meskipun mereka pada awalnya dikembangkan untuk penerbangan militer, HUDs sekarang digunakan dalam pesawat komersial, mobil (contoh mek BMW), dan aplikasi lainnya.




Gambar Sebuah mobil yang menggunakan head-up display system (from HP Cooltown)

HUD dari F/A-18C diproduksi oleh RealD
 Terdapat dua jenis HUD, yaitu :

1. Sebuah HUD tetap mengharuskan pengguna untuk melihat melalui elemen layar terikat pada badan pesawat atau kendaraan chasis. Sistem menentukan gambar yang akan disajikan semata-mata tergantung pada orientasi kendaraan. Kebanyakan pesawat HUDs adalah tetap.

2. Helm dipasang menampilkan (HMD) secara teknis bentuk HUD, perbedaan adalah bahwa mereka menampilkan elemen tampilan yang bergerak dengan orientasi kepala pengguna relatif badan pesawat.

HUDs terbagi menjadi 3 generasi yang mencerminkan teknologi yang digunakan untuk menghasilkan gambar.
Generasi Pertama - Gunakan CRT untuk menghasilkan sebuah gambar pada layar fosfor, memiliki kelemahan dari degradasi dari waktu ke waktu dari lapisan layar fosfor. Mayoritas HUDs beroperasi saat ini adalah dari jenis ini.
Generasi Kedua - Gunakan sumber cahaya padat, misalnya LED, yang diatur oleh sebuah layar LCD untuk menampilkan gambar. Ini menghilangkan memudar dengan waktu dan juga tegangan tinggi yang dibutuhkan untuk sistem generasi pertama. Sistem ini pada pesawat komersial.
Generasi Ketiga - Gunakan waveguides optik untuk menghasilkan gambar secara langsung dalam Combiner daripada menggunakan sistem proyeksi.

HUD tipikal mengandung tiga komponen utama:
The Combiner (Kombinasi). The Combiner adalah bagian dari unit yang terletak tepat di depan pilot. Ini adalah ke permukaan yang informasi diproyeksikan sehingga pilot dapat melihat dan menggunakannya. Pada beberapa pesawat yang Combiner cekung dalam bentuk dan pada orang lain itu adalah datar. Ini memiliki lapisan khusus yang mencerminkan monokromatik diproyeksikan cahaya dari Unit Projector sementara memungkinkan semua panjang gelombang cahaya melewatinya. Pada beberapa pesawat itu adalah mudah dipindah-pindah (atau dapat diputar keluar dari jalan) oleh aircrew.
Unit Proyeksi proyek yang gambar ke Combiner untuk pilot untuk melihatPada awal HUDs, ini dilakukan melalui pembiasan, meskipun menggunakan HUDs modern refleksi. Unit proyeksi menggunakan Katoda Ray Tube, Dioda cahaya, atau layar kristal cair untuk memproyeksikan gambar. Unit proyeksi dapat berupa di bawah ini (seperti kebanyakan pesawat tempur) atau di atas (seperti dengan transportasi / pesawat komersial) yang Combiner.
video komputer generasi. Komputer ini biasanya terletak dengan peralatan avionik lain dan menyediakan antarmuka antara HUD (yaitu proyeksi unit) dan sistem / data yang akan ditampilkan. On aircraft, these computers are typically dual independent redundant systems. Pada pesawat, komputer ini biasanya dual sistem berlebihan independen. Mereka menerima input langsung dari sensor (PITOT-statis, gyroscopic, navigasi, dll) naik pesawat dan melakukan perhitungan mereka sendiri dan bukan dihitung sebelumnya menerima data dari komputer penerbangan. Komputer yang terintegrasi dengan sistem pesawat dan memungkinkan konektivitas ke beberapa bus data yang berbeda seperti ARINC 429, ARINC 629, dan MIL-STD-1553.

Tangible User Interface


Teknologi berikutnya adalah Tangible User Interface (TUI) merupakan antarmuka pengguna di mana orang berinteraksi dengan informasi digital melalui fisik lingkungan. Nama awal Graspable User Interface, yang tidak lagi digunakan.

Salah satu pelopor dalam antarmuka pengguna nyata adalah Hiroshi Ishii, seorang profesor di MIT Media Laboratory yang mengepalai Berwujud Media Group. Pada visi-Nya nyata UIS, disebut Berwujud Bits, adalah memberikan bentuk fisik ke informasi digital, membuat bit secara langsung dimanipulasi dan terlihat. . Bit nyata mengejar seamless coupling antara dua dunia yang sangat berbeda dari bit dan atom.

 Contoh antarmuka pengguna yang nyata (dari MIT Media Lab.)

Computer Vision

Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.

Browsing Audio Data

Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :

Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi
Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi
compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.

Speech Recognition

Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.







Speech Recognition

Dikenal dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition) merupakan suatu sistem yang dapat mengidentifikasi seseorang dari suara dimana merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ digunakan untuk mengenali atau mengidentifikasi siapa yang berbicara, sedangkan istilah ‘Speech Recognition’ digunakan untuk mengidentifikasi apa yang diucapkannya.
Sumber Layanan Telematika :
http://blog.uad.ac.id/tole/2009/05/layanan-telematika-di-bidang-transportasi/
http://resty-pumpfh.blogspot.com/2009/12/layanan-telematika.html

Sumber Teknologi yang Terkait :
http://en.wikipedia.org/wiki/Head-up_display
http://en.wikipedia.org/wiki/Tangible_User_Interface
http://en.wikipedia.org/wiki/Computer_vision
http://en.wikipedia.org/wiki/Speech_synthesis
http://en.wikipedia.org/
http://zainuliman.blogspot.com/2009/11/fitur-pada-antarmuka-telematika.html








Rabu, 24 Oktober 2012

ADempiere


Nama         : Bram Rahmantika Piliang
NPM           : 15109929
KELAS      : 4 KA 12
MATKUL   : Konsep Sistem Informasi Lanjut ke-2

ADempiere ERP Merupakan aplikasi ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis Opensource dengan lisensi GPL sehingga tidak perlu membayar lisensi (anda hanya perlu membayar lisensi untuk software pendukung seperti OS, Database, dll apabila diperlukan).
Dengan Aplikasi ERP, perusahaan dapat mengintegrasikan seluruh proses bisnis perusahaan, sehinga dengan satu kali klik bisa mendapatkan laporan keuangan secara menyeluruh dan realtime. Sehingga perusahaan akan dapat lebih mudah mengontrol dan menekan Cost/biaya serendah mungkin, serta mendorong sales/penjualan setinggi mungkin sehingga akan mendongkrak pendapatan perusahaan secara signifikan.
Selain itu dengan antarmuka berbasis Web, perusahaan juga mampu mengintegrasikan berbagai lokasi atau cabang kedalam satu sistem sehingga tidak perlu konsolidasi, sinkronisasi dan lain lain.
Untuk menerapkan sistem ERP, banyak hal yang harus dipertimbangkan secara matang oleh sebuah perusahaan dimana diantaranya adalah:
1. Biaya implementasi sesuai dengan budget perusahaan
2. Bisnis proses sesuai dengan Bisnis proses perusahaan
3. Mudah dirawat/dimaintain dan mudah di upgrade
4. Berbasis teknologi terkini dan mampu di aplikasikan dimasa datang
5. Memiliki resiko kerugian terkecil (bila gagal)
Dan ADempiere memenuhi semua tuntutan tersebut.
ADempiere ERP telah sukses diimplementasikan di berbagai perusahaan di dunia termasuk di Indonesia, baik untuk perusahaan Distribusi dan jasa, manufaktur, Otomotif, Ritel, hingga perusahaan pertambangan (mining), Perkebunan dan lain lain. Minimnya sosialisasi serta pelatihan ADempiere membuat masih sedikitnya perusahaan yang mampu memanfaatkan ADempiere sebagai aplikasi ERP modern yang memiliki banyak kelebihan namun dapat digunakan dengan lisensi gratis karena aplikasi ini berbasis Opensource.

Ada beberapa software ERP Opensource yang ada saat ini, diantaranya : Compiere
ERP&CRM, Adempiere, Openbravo (ketiganya sebenarnya mirip karena berasal dari Compiere ERP&CRM)dan TinyERP. Pilihlah ERP yang sesuai dengan kebutuhan Anda, agar dapat mempermudah Anda dalam penggunaannya.
Di bawah ini beberapa catatan mengenai kelebihan dan kekurangan mengenai software ERP Opensource sebagai bahan pertimbangannya.

Compiere ERP&CRM
merupakan Opensource ERP yang pertama dan paling besar komunitasnya, menggunakan databse Oracle dan Sybase, dapat berjalan di platform Linux/Unix, maupun window$. Compiere menerapkan konsep baru ERP sehingga sedikit perlu waktu untuk adaptasi, terutama bagi yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi ERP standard. Compiere bisa diakses secara remote maupun Web (masih versi beta). Meskipun cukup rumit pada awalnya, namun karena komunitasnya cukup besar (di indonesia bias joint di milis indocompiere@ yahoogroups. com), sehingga dukungan support dari komunitas cukup kuat. Secara umum fituranya cukup lengkap, hanya saja untuk CRM dan Manufacturing masih sangat terbatas.

Openbravo
merupakan turunan dari COmpiere juga, akan tetapi Full Web Base,sehingga sangat cocok untuk perusahaan yang mempunyai banyak cabang yang berlainan kota / negara, karena mereka semua dapat mengakses
system secara web base. Menggunakan databse PostgreSQL atau Oracle.Dapat berjalan di platform Linux maupun window$. Satu kekurangan yang saya catat adalah, Openbravo meniadakan modul CRM, dan ini sangat saya sayangkan, karena meskipun CRM di Compiere cukup sederhana, namun
fitur ini sangat bermanfaat.

TinyERP (www.tinyerp.org)
merupakan ERP yang simple dan mudah dipelajari, menggunakan database postgreSQL. dapat berjalan di platform Linux maupun Window$. modul modulnya cukup standard (seperti ERP kebanyakan/tempo dulu) sehingga untuk yang sudah biasa menggunakan aplikasi ERP lain akan dapat dengan mudah beradaptasi. Instalasinya pun sangat mudah, apabila anda mempunyai PC yang sudah terinstall RedHat/ Fedora Core4 (atau clone Redhat yang lain) dan tersambung ke internet, maka tinggal ketik:
# yum install tinyerp maka TinyERP akan segera terinstall. kelemahan tinyerp adalah mungkin komunitasnya yang masih kecil sehingga, kalau ada masalah agak kelabakan cari support (tentu saja kalau membeli support dari tinyERPlangsung akan lain ceritanya).

Adempiere
merupakan turunan dari Compiere yang dikembangkan oleh komunitas, hal ini muncul karena Compiere dipandang kurang mengakomodir keingininan komunitas. Menggunakan databse postgreSQL maupun Oracle. Karena baru saja “berpisah” dengan Compiere, maka fiturnya masih sangat mirip dengan Compiere. Adempiere tidaklah dibuat berdasarkan patern atau langkah langkah proses bisnis yang fix dan kaku, melainkan berdasarkan opsi opsi yang bisa kita pilih sesuai dengan proses bisnis dari perusahaan yang kita jalankan. Compiere / Adempiere juga menyediakan opsi opsi yang bisa anda tentukan sendiri yang paling tepat dengan proses usaha yang anda jalankan saat ini.

Kelebihan dari Adempiere, adalah :
Compiere/Adempiere memiliki fleksibiltas yang sangat tinggi dalam menyesuaikan proses bisnis perusahaan di seluruh dunia. Akan tetapi ketika ini tidak cukup, sebagai aplikasi opensource, Compiere/Adempiere selalu bisa di Kustomisasi bila diinginkan, pilihan kustomisasi bisa ditempuh ketika ada hal yang memang benar benar tidak bisa di akomodasi oleh Compiere, atau mungkin anda hanya sekedar ingin melakukan penyesuaian, misalnya saja agar tampilannya lebih mirip dengan aplikasi yang sebelumnya anda gunakan sehingga user lebih mudah beradaptasi dan lain lain.

Kekurangan dari Adempiere, adalah :
Adempiere bukanlah aplikasi siap pakai yang begitu anda install langsung bisa anda gunakan (meskipun sebagian besar proses bisnis defaultnya mengacu kepada proses bisnis standard), implementasi Compiere/Adempiere selalu membutuhkan proses setup, configurasi dan kustomisasi agar benar benar sesuai dengan proses bisnis di perusahaan anda, sehingga pada umumnya anda akan membutuhkan bantuan dari konsultan, atau paling tidak orang yang pernah menggunakan Compiere/Adempiere untuk melakukan setup dan konfigurasi yang sesuai dengan bisnis proses di perusahaan anda .

Telematika


Kata “Telematika” diambil dari bahasa Perancis yaitu “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan dengan :
“Bertemunya jaringan komunikasi dengan telnologi informasi”dari TELEMMATIQUE tersebut kemudian menjadi TELEMATICS dalam bahasa Inggris yang merupakan singkatan dari : “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” dimana hal ini adalah perpaduan dari konsep : Computing and Communication.
TELEMATIKA
Abstrak
Perkembangan telematika yang semakin canggih membuat mudah dalam pencarian informasi yang dibutuhkan. Komunikasi jarak jauh yang dapat mentrasmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap dan dapat menjangkau seluruh dunia, seakan-akan dunia berada dalam genggaman tangan.

1. Pengertian Telematika
Kata telematika berasal dari kata dalam Perancis yaitu telematique. Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan alin Minc dalam bukunya yang berjudul L’informatisation de la Societe.
Telematika adalah saran komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik yang memiliki kemampuannya menstransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaraan suara (telepon, musik), huruf, gambar, dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal itu tersebut terjadi juga jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).
Maka dapat disimpulkan telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh yang menyampikan informasi satu arah, maupun timbal balik dengan sistem digital.
Menurut Wikipedia, Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika.

2. Contoh-contoh aplikasi telematika
Dalam hal komersil atau pun perdagangan, telematika menghadirkan konsep e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.
Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), erbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain, yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM, bahkan membeli pulsa.
Contoh lain Ragam bentuk dari telematika yang sering kita pakai di dunia perkuliahan adalah e-learning. Universitas Gunadarma yang merupakan Universitas IT terkemuka di Jakarta pun juga tidak ketinggalan dengan menghadirkan media e-Learning. Setiap mahasiswa diberi kemudahan dalam mengikuti perkuliahan jarak jauh mata kuliah tertentu tanpa harus on-site di kampus.

3. Contoh Penerapan Telematika
Ragam bentuk yang akan disajikan merupakan aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sektor, maka
tidak menutup kemungkinan terjadi tumpang tindih. Semua kegiatan dengan istilah work and play dapat menggunakan telematika sebagai penunjang kinerja usaha semua usaha dalam semua sektor, sosial, ekonomi dan budaya. Bentuk-bentuk tersebut adalah
1. E-goverment
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya.
Tim tersebut memiliki beberapa target. Salah satu targetnya adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-goverment dalam bentuk situs/web internet. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja.
E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional, bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.
2. E-commerce
Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.
Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), erbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain, yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine – Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.
3. E-learning
Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.
Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan.
Peranan web kampus atau sekolah termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
Hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa Sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet yang dikenal sebagai Sistem Administrasi Sekolah (SAS) DKI, dan ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet.
Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sistem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.
4. Pendukung/perangkat apa saja yang digunakan dalam telematika
Interface dalam telematika meliputi banyak hal,salah satu nya adalah video conference, Layanan video conference merupakan layanan komunikasi yang melibatkan video dan audio secara real time. Salah satu fitur yang terdapat pada interface telematika seperti : Aplikasi Berbasis Web (berteknologi internet) yang tidak perlu diinstall di setiap client dan bisa jalan di sistem operasi apapun (Open System). Interface dalam telematika meliputi banyak hal,salah satu nya adalah video conference, Layanan video conference merupakan layanan komunikasi yang melibatkan video dan audio secara real time. Teknologi yang digunakan untuk layanan video conference komersial pada awalnya dikembangkan di atas platform ISDN (Integrated Switch Digital Network) dengan standar H.320.
Perangkat-perangkat lainnya seperti : LCD Proyektor 79, Printer LazerJet/DeskJet/BubleJet 25 30, Ploter 1 1, Scanner 4 5, Digitizer. Dari Aplikasi Keselamatan dan Keamanan misalnya: SOS, Kontrol Jarak Jauh, Tracking Otomatis, dll. Aplikasi navigasi informasi Trafiki, Cuaca, GPS, dll. Aplikasi komunikasi : Handfree, SMS dan MMS, Video Call, dll. Hiburan : Musik, Video, Game, dll. Di bidang kesehatan misalnya: Respon Kecelakaan, Rekam Medis, Manajemen Sumber Daya, konsultasi Jarak jauh, dll. Di bidang pemerintahan : Layanan Kependudukan, Catatan Sipil, SIM, dll. Bidang pendidikan : E-Learning, Informasi Akademik, Pendaftaran Online, dll. Sedangkan,Infrastruktur komunikasi untuk mendukung teknologi telematika antara lain adalah jaringan seluler (HP), jaringan Satelit, jaringan Siaran Radio/TV, jaringan Titik Akses dan lainnya.
Manfaat telematika bagi masyarakat antara lain; dunia pendidikan, asosiasi, para pengamat, industri itu sendiri,
1. Manfaat internet dalam e Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.
2. Manfaat internet dalam e Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
3. Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas.
4. Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).
5. Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.
6. Sebagai core bisnis industry, perdagangan, efisensi dan peningkatan daya saing perusahaan
KerugianTelematika:
1. Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya, tindakan yang disebut carding adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntunganpribadi.
2. Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.
3. Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, atau teroris internasional.
4. Kejahatan telematika merugikan individu,missal Lima orang hacker (penyusup) yang berada di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan orang asing yang didapat dengan menyusup pada sistem komputer beberapa internet retailer.
5. Kejahatan telematika merugikan Negara, misalnya: Serangan yang paling merugikan adalah pengrusakan yang dilakukan olehhacker asing pada situs Kementrian keuangan Romania pada tahun 1999, sehingga merugikan pemerintah Romania milyaran dollar. Serangan ini dilakukan dengan mengganti besaran kurs mata uang Romania sehingga banyak pembayar pajak online yang terkecoh dengan data yang telah diganti tersebut. Hanya sayangnya, kejahatan ini tidak berlanjut ke pengadilan karena tidak adanya hukum yang mengatur kejahatan telematika yang bersifat transnasional.
Semoga Telematika di indonesia bisa lebih berkembang lagi, bahkan semula kalangan bisa ikut serta dalam perkembangan telematika ini sesuai dengan kelebihan dan manfaat dari telematika tersebut
SUMBER
http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
http://ekizcieler.blogspot.com/2011/10/abstrak-perkembangan-telematika-yang.html

Jumat, 19 Oktober 2012

REVISI SCM (Supply Chain Management) Proses Pembuatan Biskuit Kaleng


Nama     : Bram Rahmantika Piliang
NPM      : 15109929
Kelas     : 4Ka 12

Menurut saya Supply Chain itu  adalah jaringan perusahaan-perusahaan yang secara bersama-sama bekerja  sama  untuk menciptakan dan memberikan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Perusahaan-perusahaan tersebut termasuk supplier, pabrik, distributor, toko.dalam supply chain  yang harus dikelola yaitu pertama, aliran barang dari hulu ke hilir contohnya bahan baku yang dikirim dari supplier ke pabrik, setelah produksi selesai dikirim ke distributor, pengecer, kemudian ke pemakai akhir.

Untuk lebih memahami  apa itu  SCM, saya, akan mmeberikan contoh SCM dari Perusahaan Roti Kaleng, dimana  saya akan memeberikan gambaran dari proses-proses apa saja yang terdapat dalam pembuatan roti kaleng dari awal sampai akhir...
 kegiatan-keiatan utama yang masuk dalam klasifikasi SCM adalah :
 - kegiatan merancang produk baru (product development
 - kegiatan mendapatkan bahan baku (procurement)
 - kegiatan merencanakan produksi dan persediaan( planning and control )
 - kegiatan melakukan produksi ( production )
 - kegiatan melakukan pengiriman ( distribution )

Sekian penjelasan dari saya mengenai SCM, apabila ada kesalahan,,, mohon di maklumi ya,, hehehe :)

Minggu, 14 Oktober 2012

SCM (Supply Chain Management) Proses Pembuatan Biskuit Kaleng

Nama   : Bran Rahmantika Piliang
NPM   : 15109929
Kelas   : 4 ka 12
Matkul : Konsep Sistem Informasi Lanjut

Dalam proses pembuatan produk biskuit kaleng yang ada di pasar lokal dan juga beberapa negara tetangga memerlukan rantai SCM agar produk tersebut sampai kepada konsumen.
SCM (Supply Chain Management) adalah manajemen terhadap aliran antar dan diantara tahapan supply chain untuk memaksimalkan profitabilitas keseluruhan supply chain. Sebuah produk melewati proses yang panjang sebelum sampai ke tangan konsumen.
scm
Gambar di atas merupakan gambar SCM dari proses pembuatan biskuit kaleng. Adapun penjelasan dari tahapan proses tersebut adalah sebagai berikut :
  • Dimulai dari pabrik kaleng biskuit yang bahan dasarnya terbuat dari timah, besi dan bahan-bahan lainnya yang nantinya kaleng tersebut akan digunakan sebagai wadah atau tempat biskuit.
  • Untuk membuat biskuitnya sendiri memerlukan bahan dasar atau bahan baku yang terdiri dari tepung terigu, gula, lemak nabati, susu bubuk, mentega, madu, telur, garam, coklat, selai, dan soda kue masing-masing bahan baku tersebut disupply dari pabrik.
  • Dari pabrik kaleng biskuit dan pabrik bahan baku kemudian dikirim ke pabrik biskuit kaleng.
  • Di pabrik biskuit barulah bahan baku tersebut diproses, setelah pembuatan biskuit selesai kemudian biskuit dilakukan pengujian makanan untuk menunjukan bahwa biskuit tersebut layak dikonsumsi atau tidak.
  • Setelah layak untuk dikonsumsi, kemudian biskuit tersebut dikirim ke distributor.
  • Dari distributor, biskuit akan dikirim ke supermarket.
  • Dan sampailah kepada para konsumen.

Senin, 11 Juni 2012

APLIKASI PEMBAYARAN UANG KOMITE SEKOLAH


BAB 1
PENDAHULUAN


1.1              Latar Belakang
Meskipun  penerapan teknologi informasi terus berkembang, akan tetapi pada kenyataanya masih tedapat instansi-instansi yang belum tersentuh dengan adanya teknologi informasi itu sendiri, seperti di SMA Negeri 2 Tarutung, SUMUT, yang dulu menjadi tempat sekolah penulis melanjutkan SMA atau sekolah menengah atas. Proses pembayaran uang komite sekolah masih dilakukan secara manual.
Berdasarkan pengalaman penulis, dari hal tersebut tentu saja terlihat bahwa penerapan komputer di instansi tersebut dilihat dari sisi optimalitas dapat dikatakan sangat kurang. Setiap tanggal pembayaran uang komite sekolah ataupun pembayaran administrasi murid lainya, para siswa-siswi harus rela menghabiskan waktu istirahat mereka dengan mengantri untuk membayar uang komite sekolah dan uang administrasi lain, karena setiap transaksi pembayaran, karyawan harus mencari data siswa di buku besar berisi data-data siswa, mencatatat transaksi pada kolom-kolom yang terdapat pada buku tersebut, kemudian mengisi kolom pada kartu pembayaran sekolah dan menandatangani sebagai bukti kelunasan. Hal tersebut tentu saja memerlukan proses yang lama dan menggangu waktu istirahat siswa yang hanya lima belas menit. Begitu juga dengan pengelolaan data siswa masih dilakukan secara manual.
Dari beberapa hal tersebut dapat dilihat mengenai perlunya pengadaan sebuah sistem informasi khususnya sistem informasi administrasi untuk diterapkan dalam proses pengolahan data administrasi siswa. Berdasarkan uraian di atas, maka penulis menyusun Tulisan Ilmiah ini dengan Judul :
“Perancangan Program Pembayaran Uang Komite Sekolah Menggunakan Visual Basic.NET pada SMA Negeri 2 Tarutung, SUMUT”
1.2              Ruang Lingkup
Batasan masalah dalam Tulisan Ilmiah ini hanya pada cara membuat apliksai pembayaran uang komite yang mencakup pengelolaan data siswa-siswi, proses pembayaran, laporan data siswa-siswi, laporan pembayaran bulanan dan pembuatan surat tindakan.

1.3        Maksud dan Tujuan
            Maksud dari tulisan ilmiah ini untuk membuat sebuah aplikasi pembayaran uang komite Sekolah pada SMA Negeri 2 Tarutung, SUMUT dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.NET. dan tujuanya untuk menemukan suatu cara pemecahan masalah yang tepat dalam pengolahan data pembayaran uang komite pada SMA Negeri 2 Tarutung, SUMUT.

1.4  Metoda penelitian
            Dalam menyusun tulisan ilmiah ini, penulis melakukan penerapan metode penelitian, dengan maksud tulisan ilmiah ini dapat diselesaikan dengan baik.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1.      Metode Pengumpulan Data
Merupakan pengumpulan data dengan cara melakukan penyaringan data dari dokumen penunjang berupa buku-buku, artikel atau internet yang berhubungan dengan tulisan ilmiah ini.
2.      Perancangan Sistem
            a.         Menggunakan bagan alur atau flowchart
penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program.
            b.         Algoritma
mengembangkan suatu urutan proses logika untuk menyelesaikan masalah dalam bentuk algoritma.
            c.         Normalisasi
                        untuk mengetahui apakah terjadi error pada saat di proses.

            d.         HIPO (Hierarchy plus Input-Proses-Output
                        merancang siklus pengembangan sistem.
e.         Perancangan Database
Untuk memenuhi informasi yang berisi kebutuhan-kebutuhan user dan memudahkan pengertian struktur informasi.
3.      Pengujian Sistem

1.5  Sistematika Tulisan Ilmiah
Untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai isi tulisan ilmiah ini secara menyeluruh penulis membagi tulisan menjadi 4 bagian :
BAB 1.            PENDAHULUAN
Dalam bab ini penulis memberikan penjelasan mengenai latar belakang masalah yang dibahas, ruang lingkup, tujuan dan maksud, metode penelitian dan sistematika tulisan ilmiah.

BAB 2.            LANDASAN TEORI
Menjelaskan landasan teori yang digunakan dalam tulisan ilmiah yang penerapannya disajikan dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic.Net dan MySQL sebagai database yang digunakan. Dan pada bab ini, penulis juga memberikan penjelasan konsep dasar program dan peralatan pendukung yang digunakan.
BAB 3.            PEMBAHASAN

Dalam bab ini penulis menjelaskan mengenai pembahasan perancangan program, perancangan database,  struktur menu program dan perancangan flowchart dan pengcodingan.

BAB 4.            PENUTUP

Merupakan akhir dari tulisan, dan dalam bab ini berisikan kesimpulan dari penulis yang telah dibuat serta saran–saran dari uraian yang dibahas penulis mengenai perancangan program pembayaran uang komite sekolah.

BAB 2
LANDASAN TEORI


2.1 Pengertian Aplikasi
Aplikasi menurut Jogiyanto (1999:12), adalah penggunaan dalam suatu komputer, instruksi Atau instruction atau pernyataan atau statement yang disusun sedemikian rupa sehingga komputer dapat memproses input menjadi output .
2.2 Tingkatan bahasa pemrograman
Bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan pada komputer untuk melakukan tugas tertentu.
2.2 Tingkatan bahasa pemrograman
Bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan pada komputer untuk melakukan tugas tertentu.
2.2.1 Bahasa Tingkat Rendah atau low-level language
Merupakan bahasa assembly atau bahasa mesin.
2.2.2 Bahasa Tingkat Menengah atau Middle Level Language.
Bahasa tingkat menengah atau middle level language adalah bahasa yang aturan penulisannya mendekati bahasa manusia serupa dengan bahasa tingkat tinggi
2.2.3 Bahasa Tingkat Tinggi atau High Level Language.
Adalah bahasa pemrograman yang dekat dengan bahasa manusia, kelebihan utama dari bahasa ini adalah mudah untuk di baca, tulis, maupun diperbaharui, sebelum bisa dijalankan program harus terlebih dahulu di-compile.
2.3 Tahapan dalam pembuatan program
Program yang paling sederhana sekalipun setidaknya memiliki 3 bagian:
a.       Input – Masukan data.
b.      Proses – pemrosesan input.
c.       Output – keluaran program, kebutuhan yang kita harapkan.

2.4 Database dan MySQL
Database adalah basis dari data, dengan kata lain database merupakan kumpulan data, dasar yang digunakan untuk menampilkan data atau informasi, sekumpulan data atau informasi teratur berdasarkan kriteria tertentu yang saling berhubungan.
  Merancang Database
Perancangan database merupakan langkah awal dalam pembuatan database. Sebelum dibuat, sebuah database harus dirancang terlebih dahulu menyangkut field serta tipe apa saja yang akan dipakai.
2.5 Normalisasi
Menurut Marlinda (2004:115) normalisasi merupakan ”proses pengorganisasian file untuk menghilangkan grup elemen yang berulang menjadi tabel-tabel yang menunjukkan entity dan relasinya”.
2.6 HIPO
HIPO merupakan akronim dari Hierarchy plus Input-Process-Output. HIPO ini merupakan paket yang berisikan suatu set diagram yang secara grafis menjelaskan fungsi suatu sistem dari tingkat umum ketingkat khusus.
2.7 Diagram Alir atau Flowchart
Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urutan–urutan prosedur dari suatu program.
2.8 Visual Basic.NET 2008
Microsoft .NET yang awalnya disebut Next Generation Windows Services atau NGWS  adalah suatu platform untuk membangun dan menjalankan generasi penerus aplikasi-aplikasi terdistribusi.