Selasa, 28 Mei 2013

Pengertian Aplikasi Desktop

Walaupun saat ini telah banyak yang menggunakan Web Base Application, namun tidak menutup kemungkinan suatu masalah dapat terpecahkan dengan Desktop Application. Beberapa fitur memang cocok untuk aplikasi web, hanya saja faktor keamanan dan perjalanan panjang menjadikan aplikasi desktop sulit untuk tergantikan. Perdebatan selalu berkisar masalah bisnis dan pemasaran atau masalah teknology.Desktop Application adalah suatu aplikasi yang dapat berjalan sendiri atau independen tanpa menggunakan browser atau koneksi internet disuatu komputer otonom, dengan operating system atau platform tertentu, sebagai contoh : Microsoft Office Word 2007, Windows Media Player, Winamp, Photoshop, dll.
Desktop aplikasi lebih difokuskan kepada aplikasi yang independen. Hal ini mempermudah user dalam memodifikasi setingan aplikasi seihingga efektifitas, efisiensi waktu, tenaga dan dana dapat ditekan semaksimal mungkin.

 Keuntungan Desktop Aplikasi
Ada banyak manfaat dan keuntungan yang diperoleh dalam membangun Desktop Application, yaitu:
  • Dapat berjalan dengan independent
  • Tidak perlu koneksi internet.
  • Dapat dengan mudah memodifikasi settingannya
  • Proses lebih cepat. Aplikasi web yang berjalan pada pada jarngan internet mungkin saja beroperasi lebih lambat dibandingkan dengan aplikasi dekstop yang berjalan pada hardisk lokal
  • Meningkatnya resiko keamanan.
  • Tidak tergantung konektivitas, aplikasi web sangat tergantung pada onektivitas. Aplikasi bisnis dan kritis yang sangat tergantung pada pada waktu tidak bisa menerima gangguan yang mungkin sering muncul pada koneksi misalnya ”Denial Of Service” atau gangguan listrik. 
Tahap Pelaksanaan Pembuatan Aplikasi
  • Perencanaan, proses perencanaan ini adalah proses pemilihan design yang akan dibuat dan arsitektur database. Hal-hal yang perlu dilakukan mencakup pekerjaan pengumpulan data yang akan ditampilkan pada aplikasi yang akan direncanakan. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisa berdasarkan karakteristik data dan kebutuhan (cepat tidaknya perubahan data, tingkat kerumitan penampilan, dan bagaimana data akan ditampilkan).
  • Pembuatan, proses pembuatan aplikasi adalah proses pembuatan design dan module yang berisi data-data yang diperoleh dari proses sebelumnya. Hal-hal yang harus dilakukan terutama adalah pengaturan tata letak dan struktur sistematika dan navigasi penyajian informasi.
  • Penempatan, implementasi dilakukan dengan melakukan penginstalan aplikasi ke komputer yang bersangkutan. Dalam komputer server dilakukan penginstalan database Server. Selain itu dilakukan juga testing (uji coba) terhadap kelayakan aplikasi tersebut.
  • Perawatan, untuk menjamin aktualitas informasi yang disajikan, module aplikasi perlu diawasi, dipromosikan, dikembangkan, dan diperbaharui secara berkala. Hal ini diperlukan untuk mengatasi kerusakan-kerusakan.


Senin, 27 Mei 2013

Download driver motherboard PC/Laptop Chipset, VGA card, Ethernet Card

Bagaimana cara mendownload driver komputer pc atau laptop sementara kita tidak tahu merek dan jenis chipnya. Contoh kasus : Kita install ulang windows di pc, sementara cd driver hilang semua atau bahkan tidak dikasih pas waktu beli (wah kacau), otomatis kelabakan bingung mau nyari driver kemana. Sementara kita tidak tahu nama (merek) chipset motherboard-nya, chipset sound card, chipset vga card, dll. Berikut ini ada sedikit tips dan trik nya.
  1. Klik kanan My Computer - Properties - Device Manager.
    Nah pada jendela tersebut akan terlihat tanda (! atau ?) menandakan driver untuk perangkat tersebut belum terinstall. Biasanya chipset, sound card dan vga card
  2. Kemudian Klik kanan device yang diberi tanda tanya, lalu properties, pilih tabdetails, kemudian tekan tombol ctrl + c
  3. Kemudian pastekan di form search pada situs devid.info


    Kurang Jelas Silahkan Kunjungi Web Ini

Jumat, 10 Mei 2013

UU NO. 19 Tentang Hak Cipta


Hak Cipta memang lah sangat penting, dalam puisi, drama,  karya tulis, film, tari, balet, lagu, lukisan, , patung, foto, softwere atau aplikasi, karena apabila tidak di lindungi dengan hak cipta, akan sangat merugikan para pencipta, terutama akan di rugikan dalam hal ekonomi, karena akan megurangi materi yang dia dapatkan dari hasil ciptaan nya, karena sesuatu yang di ciptakan oleh pencipta, sudah banyak beredar bajakan atau palsu yang tentu jauh lebih di minati masyarakat karna jauh lebih murah
Dengan adanya hak cipta sebagai hak bagi para penciptanya harus dapat dihormati dan dihargai. Penemuan baru oleh pencipta bukan pekerjaan dalam waktu singkat, dia membutuhkan waktu lama dan biaya besar sehingga wajar hasil cipta tersebut harus dilindungi. Hasil ciptaan tersebut dapat digunakan untuk tujuan komersial dalam kegiatan bisnis yang menguntungkan.
Hak cipta terdiri atas hak ekonomi  dan hak moral. Hak ekonomi adalah hak untuk mendapatkan manfaat ekonomi atas ciptaan tersebut. Hak moral adalah hak yang terdapat  pada diri pencipta yang tidak dapat dihilangkan atau dihapus dengan alasan apa pun, walaupun hak cipta telah dialihkan. Perlindungan hak cipta tidak diberikan kepada ide atau gagasan, contoh nya, kalau kita mempunyai suatu ide, atau pemikiran yang cemerlang, itu belum bisa di buat hak cipta nya, karena karya cipta harus memiliki bentuk yang khas, bersifat pribadi dan menunjukkan keaslian sebagai ciptaan yang lahir berdasarkan kemamp uan, kreativitas, atau keahlian sehingga ciptaan tersebut dapat dilihat, dibaca, atau didengar.

Di indonesia Hak Cipta dilindungi dalam Undang-Undang NO.19 Tahun 2002
Dan pada pasal 1 menjelaskan tentang :

  1. Hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta
  2. Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinyA melahirkan suatu ciptaan
  3. Ciptaan adalah hasil setiap karya pencipta yang menunjukkan keasliannya
  4. Pemegang hak cipta adalah pencipta sebagai pemilik hak cipta, atau pihak yang menerima hak   tersebut dari pencipta
  5. Hak terkait adalah hak yang berkaitan dengan hak cipta, yaitu hak eksklusif bagi pelaku untuk memperbanyak atau menyiarkan pertunjukannya
  6. Permohonan adalah permohonan pendaftaran ciptaan yang diajukan oleh pemohon kepada direktorat jenderal
  7. Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemegang hak cipta atau pemegang hak terkait



Senin, 22 April 2013

Jenis-jenis ancaman (threats) melalui IT dan kasus-kasus computer crime/cybercrime


Jenis-jenis ancaman (thread) dalam TI.
National Security Agency (NSA) dalam dokuman Information Assurance Technical Framework (IATF) menggolongkan lima jenis ancaman pada sistem teknologi informasi.
Kelima ancaman itu adalah :
1.Serangan Pasif
Termasuk di dalamnya analisa trafik, memonitor komunikasi terbuka, memecah kode trafik yang dienkripsi, menangkan informasi untuk proses otentifikasi (misalnya password).
Bagi hacker, menangkap secara pasif data-data di jaringan ini bertujuan mencari celah sebelum menyerang. Serangan pasif bisa memaparkan informasi atau data tanpa sepengetahuan pemiliknya. Contoh serangan pasif ini adalah terpaparnya informasi kartu kredit.
2.Serangan Aktif
Tipe serangan ini berupaya membongkar sistem pengamanan, misalnya dengan memasukan kode-kode berbahaya (malicious code), mencuri atau memodifikasi informasi. Sasaran serangan aktif ini termasuk penyusupan ke jaringan backbone, eksploitasi informasi di tempat transit, penetrasi elektronik, dan menghadang ketika pengguna akan melakukan koneksi jarak jauh. Serangan aktif ini selain mengakibatkan terpaparnya data, juga denial-of-service, atau modifikasi data.
3. Serangan jarak dekat
Dalam jenis serangan ini, hacker secara fisik berada dekat dari peranti jaringan, sistem atau fasilitas infrastruktur. Serangan ini bertujuan memodifikasi, mengumpulkan atau memblok akses pada informasi. Tipe serangan jarak dekat ini biasanya dilakukan dengan masuk ke lokasi secara tidak sah.
4. Orang dalam
Serangan oleh orang di dalam organisasi ini dibagi menjadi sengaja dan tidak sengaja. Jika dilakukan dengan sengaja, tujuannya untuk mencuri, merusak informasi, menggunakan informasi untuk kejahatan atau memblok akses kepada informasi. Serangan orang dalam yang tidak disengaja lebih disebabkan karena kecerobohan pengguna, tidak ada maksud jahat dalam tipe serangan ini.
5. Serangan distribusi
Tujuan serangan ini adalah memodifikasi peranti keras atau peranti lunak pada saat produksi di pabrik sehingga bisa disalahgunakan di kemudian hari. Dalam serangan ini, hacker sejumlah kode disusupkan ke produk sehingga membuka celah keamanan yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan ilegal.
Kasus-kasus yang telah terjadi di Indonesia akibat cyber crime, diantaranya :
Penipuan Lelang On-line
Cirinya harga sangat rendah (hingga sering sulit dipercayai) untuk produk – produk yang diminati, penjual tidak menyediakan nomor telepon, tidak ada respon terhadap pertanyaan melalui email, menjanjikan produk yang sedang tidak tersedia.
a) Resiko Terburuk adalah pemenang lelang mengirimkan cek atau uang, dan tidak memperoleh produk atau berbeda dengan produk yang diiklankan dan diinginkan.
b) Teknik Pengamanan yang disarankan adalah menggunakan agen penampungan pembayaran (escrow accounts services) seperti http://www.escrow.com dengan biaya sekitar 5% dari harga produk. Agen ini akan menyimpan uang Pembeli terlebih dahulu dan mengirimkannya ke penjual hanya setelah ada konfirmasi dari Pembeli bahwa barang telah diterima dalam kondisi yang memuaskan.
Penipuan Saham On-line
Cirinya tiba – tiba Saham Perusahaan meroket tanpa info pendukung yang cukup.
a)      Resiko Terburuk adalah tidak ada nilai riil yang mendekati harga saham tersebut, kehilangan seluruh jumlah investasi dengan sedikit atau tanpa kesempatan untuk menutup kerugian yang terjadi.
b)      Teknik Pengamanan antara lain http://www.stockdetective.com punya daftar negatif saham – saham.
Penipuan Kartu Kredit (kini sudah menular di Indonesia)
a)      Berciri, terjadinya biaya misterius pada tagihan kartu kredit untuk produk atau layanan Internet yang tidak pernah dipesan oleh kita.
b)      Resiko Terburuk adalah korban bisa perlu waktu yang lama untuk melunasinya.
c)      Teknik Pengamanan yang disarankan antara lain gunakan mata uang Beenz untuk transaksi online, atau jasa Escrow, atau jasa Transfer Antar Bank, atau jasa Kirim Uang Western Union, atau pilih hanya situs – situs terkemuka saja yang telah menggunakan Payment Security seperti VeriSign.
Untuk menindak lanjuti CyberCrime tentu saja diperlukan CyberLaw (Undang – undang khusus dunia Cyber/Internet). Selama ini landasan hukum CyberCrime yang di Indonesia menggunakan KUHP (pasal 362) dan ancaman hukumannya dikategorikan sebagai kejahatan ringan, padahal dampak yang ditimbulkan bisa berakibat sangat fatal. Indonesia dibandingkan dengan USA, Singapura, bahkan Malaysia memang cukup ketinggalan dalam masalah CyberLaw ini. Contohnya Singapura telah memiliki The Electronic Act 1998 (UU tentang transaksi secara elektronik), serta Electronic Communication Privacy Act (ECPA), kemudian AS mempunyai Communication Assistance For Law Enforcement Act dan Telecommunication Service 1996.

Sumber:
http://ridwan-simbada.blogspot.com/2012/03/ciri-ciri-seorang-profesional-di-bidang.html
http://ardisetiawan.wordpress.com/2011/02/27/kasus-kasus-computer-crime-cyber-crime/

Pengertian etika, profesi, profesionalisme, ciri-ciri profesionalisme, kode etik profesi.


Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.

Profesi adalah aktivitas intelektual yang dipelajari termasuk pelatihan yang diselenggarakan secara formal ataupun tidak formal dan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh sekelompok / badan yang bertanggung jawab pada keilmuan tersebut dalam melayani masyarakat, menggunakan etika layanan profesi dengan mengimplikasikan kompetensi mencetuskan ide, kewenangan ketrampilan teknis dan moral serta bahwa perawat mengasumsikan adanya tingkatan dalam masyarakat

PROFESIONAL, adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.

Ciri-ciri profesionalisme:
1.    Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi.
2.  Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
3.      Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
4.  Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.

kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.
Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu  kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional


Keuntungan dan Kerugian dalam Pembuatan Aplikasi dengan Menggunakan Software Open Source (resend)


Software open source adalah software komputer yang menyertakan source code / kode programnya, dan mengizinkan kita untuk melakukan apa saja dengannya. Dari hal yang sepertinya sederhana ini, ternyata kemudian memberikan manfaat yang sangat luas ke seluruh dunia.

1.Legal
Open Source, dengan berbagai kelebihannya, juga legal. Penggunaan software Open Source di seluruh Indonesia akan menyebabkan tingkat pembajakan software di Indonesia menjadi turun drastis, dari 88% menjadi 0%.

2. Keamanan Sistem
Solusi Open Source tidak saja dapat diketahui secara lebih pasti tingkat keamanannya
(dengan proses audit). Namun, di lapangan juga sudah terbukti lebih aman dan lebih cepat muncul revisinya ketika ada ditemukan masalahnya. Penanganannya pun lebih
transparan.

3. Bebas : Modifikasi Sesuai Keperluan
Software Open Source, karena kode programnya dibuka dan bisa diakses oleh siapa saja, bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Kerugian menggunakan software open source dalam pembuatan aplikasi:

1. Bugs dan kelemahan software dapat ditemukan dengan cepat

Terbukanya akses ke kode program akan memberikan hal yang menguntungkan bagi para hacker untuk dengan mudah mengetahui kelemahan-kelemahan suatu sistem dan menggunakan kelemahan-kelemahan tersebut untuk melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan pengguna dan pembuat software.

2. Programer cenderung untuk menggunakan code program untuk membangun sistem mereka sendiri.

Pengembang yang mengakses kode program tersebut cenderung untuk mengubahnya daripada menganalisa kelemahan dan memperbaikinya sementara para programmer yang mengakses kode program tersebut cenderung menggunakannya untuk membangun dan memelihara sistem mereka sendiri.

3. Dapat memberikan informasi kelemahan software kepada pihak luar.
Kebebasan yang tak terbatas bagi tiap orang untuk mengakses kode program merupakan pedang bermata dua bagi software itu sendiri. Hal ini disebabkan karena kebebasan ini memberikan informasi tentang kelemahan software. Kemudian, yang terjadi adalah eksploitasi kelemahan. Para hacker akan menggunakan kelemahan ini untuk melakukan hal-hal yang dapat merugikan pengguna software tersebut. Akibatnya akan lebih buruk jika software tersebut merupakan software yang vital bagi pengguna karena akan memungkinkan terjadinya penipuan, pencurian identitas, pencurian informasi, dan sebagainya.

4. Kualitas perbaikan tidak dapat dijamin kualitasnya.
Kemampuan untuk setiap programmer untuk memberikan kontribusi perbaikan kode program memang memberikan kemungkinan yang lebih besar dalam menemukan solusi masalah keamanan. Tapi hal ini tidaklah menjamin kualitas perbaikan yang telah dilakukan.

Sumber:

1. http://harry.sufehmi.com/wp-content/uploads/2007/05/Sekilas%20Open%20Source.pdf
2. budi.insan.co.id/courses/el7010/dikmenjur/winarso-revisi2.doc
3. http://pusokoimanrizky.blogspot.com/2012/03/keuntungan-dan-kerugian-dalam-pembuatan.html

Jumat, 08 Maret 2013

Tugas Sistem Informasi Geografis


Buatlah tulisan (4 tulisan) dengan topik yang dapat menjawab pertanyaan berikut.
 Selanjutnya silakan posting di blog masing-masing!
1. Apa yang anda fahami ttg Sistem Informasi (definisi dan cakupannya)!
2. Pemrograman apa saja yang telah Anda pelajari dan sejauh mana Anda menguasainya?
Misalnya: VB, Borlan Delphi, PHP, Java, C++, dsb. Pemrograman apa yang akan anda kuasai lebih mendalam?
3. Sistem informasi apa saja yang pernah Anda buat (baik aplikasi berbasis Web, dekstop, mobile, dsb)
4. SIG (Sistem Informasi Geografis), apa yang Anda harapkan dari mempelajari Mata Kuliah ini?

Saya akan mencoba menjawab:
1.      sudah empat tahun berbaur dengan ini namun terkadang bagi kami mahasiswapun suka bingung saat ditanya oleh dosen apa itu Sistem Informasi oleh karena itu pada artikel ini akan dibahas apa itu Sistem Informasi. Sistem Informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. jadi sistem informasi berguna sekali bagi kehidupan manusia.
Cakupan Sistem Informasi :
1.                  Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
·                     Sistem Informasi Sumberdaya Manusia
2.                  Sistem Informasi Manufaktur
·                      CIM (Computer Integrated Manufacturing)
3.                  Sistem Informasi Pemasaran
·                     Otomatisasi armada penjualan (Sales Force Automation)
·                     Manajemen produk
·                     Iklan dan promosi
·                     Penelitian pasar dan peramalan penjualan
·                     Layanan dan dukungan pelanggan
·                     Pemasaran interaktif
4.                  Sistem Informasi Akuntansi
·                     Pemrosesan Pesanan (Order Processing)
·                     Pengawasan Inventaris (Inventory Control)
·                     Account Receivable
·                     Account Payable
·                     Penggajian (Payroll)
·                     Buku Besar (General Ledger)
5.                  Sistem Informasi Keuangan
·                     Pengelolaan Kas dan sekuritas
·                     Capital Budgeting
·                     Pengelolaan investasi
·                     PerencanaanKeuangan
 
2. Pemrograman yang sudah saya pelajari selama kuliah, Banyak bahasa Pemrograman yang telah saya pelajari diantaranya pascal, basic, delvi, borlan, vb, c, c++, java, Sql. 
selama saya kuliah sudah bnyak bahasa pemrograman yang sudah di ajarkan di kampus, tpi belum ada yang saya kuasai atau saya mahir dalam pemrograman tersebut, saya hanya sekedar mengetahui, mengerti, tetapi tidak menguasai. Kalau di tanya bahasa pemrograman yang ingin saya dalami, saya tertarik pada bahasa pemrograman java, karena program java banyak bisa di jalankan di berbagai smartphone. Dan java sebagai bahasa pemrograman yang standar yang harus di mengerti atau di kuasai bnyak perusahaan.

4. sistem informasi yang perna saya buat adalah, Aplikasi pembayaran uang komite sekolah, dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.NET dan MySQL.
Visual Basic. NET merupakan bahasa pemrograman Object Oriented Programming atau OOP, yaitu pemrograman yang berorientasi objek. Visual Basic .NET menyediakan objek-objek yang sangat berguna dan mudah dipakai. Dengan vasilitas tersebut, membuat Visual Basic menjadi sangat populer di kalangan programer.
Aplikasi ini dapat menjadi alternatif pemecahan masalah yang tepat pada pembayaran uang komite di sekolah . Dapat mengefesiensikan waktu dan memudahkan bagi karyawan untuk melakukan proses transaksi pembayaran, pengolahan data dan penginputan data murid, serta pembuatan surat tindakan keterlambatan. Dengan adanya program juga dapat menghasilkan informasi dengan cepat dan tepat berupa laporan kepada kepala sekolah mengenai data-data yang berhubungan dengan murid dan pembayaran uang komite sekolah ketika dibutuhkan. Aplikasi ini juga dapat mengurangi intensitas terjadinya kesalahan dalam penginputan data dan pembuatan laporan. Penyimpanan data dengan menggunakan media penyimpanan komputer atau memori akan menjadi lebih efisien, aman dan tahan lama. Serta aplikasi ini juga berguna untuk memudahkan karyawan untuk memperoleh informasi mengenai data murid dan pembayaran uang komite sekolah yang dicari.aya
4. yang saya harapkan dari mata kuliah ini, kelak saya dapat membuat aplikasi GPS, karena dalam kehidupan sehari-hari saya sangat membutuhkan GPS, untuk menjelajah kota jakarta, karena saya di jakarta ini sebagai orang pendatang (perantau)